Selasa, 24 Januari 2017

Apa Yang terjadi seandainya Negara Atau Daeah Menggunakan Politik Dinasti…………..?

Politik dinasti dapat diartikan sebagai sebuah kekuasaan politik  yang dijalankan oleh sekelompok orang yang masih terkait dalam hubungan keluarga. Dinasti politik lebih indenik dengan kerajaan. sebab kekuasaan akan diwariskan secara turun temurun dari ayah kepada anak. agar kekuasaan akan tetap berada di lingkaran keluarga. 
Menurut Dosen ilmu politik Fisipol UGM, A.G.N. Ari Dwipayana, Tren politik kekerabatan itu sebagai gejala neopatrimonialistik. Benihnya sudah lama berakar secara tradisional. Yakni berupa sistem patrimonial, yang mengutamakan regenerasi politik berdasarkan ikatan genealogis, ketimbang merit system, dalam menimbang prestasi. Menurutnya, kini disebut neopatrimonial, karena ada unsur patrimonial lama, tapi dengan strategi baru. "Dulu pewarisan ditunjuk langsung, sekarang lewat jalur politik prosedural." Anak atau keluarga para elite masuk institusi yang disiapkan, yaitu partai politik. Oleh karena itu, patrimonialistik ini terselubung oleh jalur prosedural 
Dinasti politik harus dilarang dengan tegas, karena jika makin maraknya praktek ini di berbagai pilkada dan pemilu legislatif, maka proses rekrutmen dan kaderisasi di partai politik tidak berjalan atau macet. Jika kuasa para dinasti di sejumlah daerah bertambah besar, maka akan kian marak korupsi sumber daya alam dan lingkungan, kebocoran sumber-sumber pendapatan daerah, serta penyalahgunaan APBD dan APBN. (AG Paulus, Purwokerto)
Hal-Hal Yang Mengakibatkan Munculnya Dinasti Politik Adalah:
  1. Adanya keinginan Dalam diri atau pun keluarga untuk memegang kekuasaan. 
  2. Adanya kelompok terorganisir karena kesepakatan dan kebersamaan Dalam kelompok sehingga terbentuklah penguasa kelompok dan pengikut kelompok. 
  3. Adanya kolaborasi antara penguasa dan Pengusaha untuk mengabungkan kekuatan modal dengan kekuatan Politisi.
  4. Adanya Pembagian tugas antara kekuasaan politik dengan kekuasaaan Modal Sehingga Mengakibatkan terjadinya KORUPSI

Akibat Dari Politik Dinasti ini maka banyak pemimpin lokal menjadi politisi yang mempunyai pengaruh. Sehingga semua keluarga termasuk anak dan istri berbondong-bondong untuk dapat terlibat dalam system pemerintahan. 
Menurut Zulkieflimansyah Dampak Negatif Apabila Politik Dinasti Diteruskan
  1. Menjadikan partai sebagai mesin politik semata yang pada gilirannya menyumbat fungsi ideal partai sehingga tak ada target lain kecuali kekuasaan. Dalam posisi ini, rekruitmen partai lebih didasarkan pada popularitas dan kekayaan caleg untuk meraih kemenangan. Di sini kemudian muncul calon instan dari kalangan selebriti, pengusaha, “darah hijau” atau politik dinasti yang tidak melalui proses kaderisasi.
  2. Sebagai konsekuensi logis dari gejala pertama, tertutupnya kesempatan masyarakat yang merupakan kader handal dan berkualitas. Sirkulasi kekuasaan hanya berputar di lingkungan elit dan pengusaha semata sehingga sangat potensial terjadinya negosiasi dan penyusunan konspirasi kepentingan dalam menjalankan tugas kenegaraan.
  3. Sulitnya mewujudkan cita-cita demokrasi karena tidak terciptanya pemerintahan yang baik dan bersih (clean and good governance). Fungsi kontrol kekuasaan melemah dan tidak berjalan efektif sehingga kemungkinan terjadinya penyimpangan kekuasaan seperti korupsi, kolusi dan nepotisme 

Dengan Politik Dinasti membuat orang yang tidak kompeten memiliki kekuasaan. Tapi hal sebaliknya pun bisa terjadi, dimana orang yang kompeten menjadi tidak dipakai karena alasan bukan keluarga. Di samping itu, cita-cita kenegaraan menjadi tidak terealisasikan karena pemimpin atau pejabat negara tidak mempunyai kapabilitas dalam menjalankan tugas. 
Maka Dari itu Dinasti politik bukanlah sistem yang tepat unrtuk diterapkan di Negara kita Indonesia, sebab negara Indonesia bukanlah negara dengan sistem pemerintahan monarki yang memilih pemimpin berdasarkan garis keturunan.
.
Artikel Pada Blog ini kami kutip dari berbagai sumber. Semoga Artikel Tentang Pengertian Politik Dinasti Dapat Bermanfaat Dan Apabila artikel ini berguna untuk anda silahkan copy paste dengan menyertakan Sumbernya. Kami Mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada Kesalahan Dan Kekurangan Pada penulisan Artikel ini. Terima kasih atas perhatiannya.
sumber :
 http://seputarpengertian.blogspot.co.id/2014/09/pengertian-politik-dinasti.html
Apa Yang terjadi seandainya Negara Atau Daeah Menggunakan Politik Dinasti…………..?  

Minggu, 22 Januari 2017

MILAD HMI KE-70 DI POHUWATO, Sekum HMI Cabang Pohuwato Himbau Kader Turun Desa Untuk Bakti Sosial

INSPIRASI POHUWATO : Himpunan Mahasiswa Islam yang merupakan organisasi Ekstra kampus itu kini telah memasuki usia 70 tahun sejak berdiri pada tanggal 5 Februari 1947 M bertepatan dengan tanggal 14 Rabi’ul Awwal 1366 H di Jogjakarta, HMI itu sendiri berstatus sebagai organisasi kemahasiswaan, berperan sebagai organisasi perjungan, yang berasaskan Islam dan berfungsi sebagai organisasi kader.
Himpunan Mahasiswa Islam kini tersebar diseluruh penjuru pelosok nusantara, tak lepas di Gorontalo itu sendiri yang kini terdiri dari 3 Cabang antaranaya Cabang Gorontalo,Cabang Limboto, dan Cabang Pohuwato. HMI Cabang Pohuwato kini akan sudah memasuki usia 3 Tahun sejak dipenuhkan oleh Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB_HMI) pada tanggal 14 Januari 2014 yang lalu,
Pengurus Mahasiswa Islam Cabang Pohuwato rencananya akan menggelar Peringatan Milad HMI Ke-70 Cabang Pohuwato yang akan dirangkaikan dengan beberapa item kegiatan dan akan dilaksanakan sekitar tanggal 27 Januari-05 Februari 2017. Saat ditemui oleh LAPMI Pohuwato Ketua Panitia terpilih Milad HMI Cabang Pohuwato mengatakan bahwa ia sangat berterimakasih kepada semua kader yang telah mempercayakan dia sebagai ketua Panitia “saya sangat berterimakasih kepada seluruh keluarga besar HMI Cabang Pohuwato yang telah mempercayakan kepada saya sebagai Ketua Panitia Milad HMI ke 70 yang akan dilaksanakan oleh HMI Cabang Pohuwato tahun 2017”.
Santo Ali yang juga sebagai mantan Ketua Komisariat STIE HMI Cabang Pohuwato Periode 2015-2016 tu juga mengatakan bahwa rencananya pembukaan rangkaian kegiatan MIlad HMI ke-70 Cabang Pohuwato kalau tidak ada rintangan akan dilaksanakan pada 27 Januari 2017 adapun tema milad yang diangkat oleh Panitia tahun ini adalah “Refleksi Perjuangan HMI, Untuk Rakyat Berdaulat dan Berintegritas”. dengan item kegiatan diantaranya Bakti Sosial yang dipusatkan di Desa Binaan HMI Desa Bulangita Kecamatan Marisa, Galang Donor Darah untuk Saudara membutuhkan, dan rencananya pada malam puncak kegiatan akan di rangkaikan dengan Dialog Publik dengan tema “Peran Pemerintah dan Masyarakat Mewujudkan Pohuwato MADANI”


Saat dihubungi oleh INSPIRASI Herman sebagai Sekretaris Umum HMI Cabang Pohuwato ia berharap kepada seluruh kader dan Keluarga Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pohuwato kiranya dapat bekerja maksimal untuk sama-sama mensukseskan kegiatan tahunan HMI Cabang Pohuwato yang sudah menjadi budaya tersendiri bagi HMI Cabang Pohuwato, Herman yang juga sebagai Mantan Sekjen  BEM STIE Ichsan Pohuwato itu berharap kepada seluruh Kader HMI Cabang Pohuwato kiranya dapat Turun Desa untuk melaksanakan Kerja Bakti dan tak lupa kami pengurus berharap agar kegiatan ini mendapatkan support dari semua pihak dan khususnya seluruh keluarga Besar HMI dan Alumni/KAHMI kiranya dapat memberikan sumbangsi Ide maupun lainnya demi terlaksananya kegiatan ini menuju HMI Cabang Pohuwato yang sebagaimana Bodi Utomo pernah mengatakan bahwa HMI bukan saja Himpunan Mahasiswa Islam akan tetapi Harapan Masyarkat Indonesia. 
IP (22/01/2017 STO

Sabtu, 12 November 2016

Proposal Muskocab Pohuwato



Nomor : 01/A/OC-MUSKOCAB/01/1438 H
Lamp   : 1 (SATU) Berkas
Hal      : MOHON BANTUAN DANA                                Kepada yang terhormat,
                                                                                                KANDA/YUNDA
                                                                                                Di,-
                                                                                                Tempat                                               
            Assalamu’alaikum Wr.Wb
Teriring salam dan do’a semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan ramhat dan hidayah-Nya kepada kita sekalian dalam menjalankan aktivitas keseharian. Amiin

Sehubungan dengan pelaksanaan Musyawarah Kohati Cabang (MUSKOCAB) Ke-II Korps HMI-WATI (KOHATI) HMI Cabang Pohuwato dengan tema  Kohati Bergerak Nyata Untuk Umat dan Bangsa Yang Insya Allah akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2016 bertempat di Sekretariat HMI Cabang Pohuwato. Maka dengan ini kami selaku panitia pelaksana memohon kepada  Kanda/Yunda untuk kiranya dapat membantu demi terlaksananya kegiatan dimaksud. (Project Proposal Terlampir)
Demikian surat permohonan  ini disampaikan atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan banyak terima kasih.
Billahitaufik Walhidayah
Wasslamu’alaikum Wr.Wb
                                                                                    Pohuwato, 16 Muharram         1438 H
                                                                                                      18   Oktober             2016 M
                                                                                    ORGANIZING COMMITTEE
                                                                                    MUSKOCAB KE-III
Text Box:                                                                         


PUTRI NUR ROLLAH                                           FATMA AKASE
KETUA                                                                     SEKRETARIS
Mengetahui,
PENGURUS HMI CABANG POHUWATO
PERIODE 2015-2016



WAWIN WARTABONE
KETUA UMUM
PENGURUS KOHATI
HMI CABANG POHUWATO



SUUD ABDULLAH
KETUA UMUM



PROJECT PROPOSAL
MUSYAWARAH KOHATI CABANG (MUSKOCAB) KE-II
KOHATI HMI CABANG POHUWATO

A.    Dasar Pemikiran
Menjadi bagian terpenting dari roda kehidupan adalah peran dan fungsi kaum perempuan. Di setiap dimensi hidup, tidak ada ruang kosong bagi perempuan untuk berkiprah di dalamnya. Sebagai pencetak generasi yang unggul, maka harus ada seorang perempuan yang unggul pula. Bahkan dibalik kehebatan seorang laki-laki berdiri kokoh seorang perempuan yang berposisi sebagai ibu, istri dan putri dan aggota warga masyarakat yang baik. Hal tersebut terlihat ideal jika kaum perempuan mampu merealisasikannya dalam kehidupan nyata.
Untuk menjadi perempuan yang unggul, tentunya diperlukan aktualisasi diri, yakni proses kesadaran untuk merealisasikan nilai-nilai ideal tersebut. Hal tersebut bukan hal baru lagi, karena sejarah telah mencatat berulang kali kejayaan suatu bangsa berkat peran dan fungsi perempuan yang ideal di dalmnya. Ini tentunya sejalan dengan Hadits Rasulluhlah SAW : ”Perempuan itu tiang negara, apabila baik ahlaq perempuannya maka akan baik pula kondisi negaranya, dan apabila perempuannya rusak (amoral) maka rusaklah negaranya”
Namun pada kenyataannya, dalam berbagai dimensi sosial dapat dilihat adanya kesenjangan diskriminasi terhadap hak-hak perempuan. Akibatnya kaum perempuan terdistorsi dalam konteks peran dan fungsi sebagai putri, istri, ibu dan anggota warga masyarakat. Secara perlahan satu persatu perempuan menanggalkan kemuliaannya. Upaya musuh-musuh Islam dalam menghancurkan negara melalui kaum hawa semakin merebak saja melalui issu gender, hak asasi, kebebasan, modernisasi, persamaan dan sebagainya, dimana sebagiannya dimanfaatkan untuk kepentingan ghazwul fikri dan bermuara pada pendangkalan akidah muslimah, sehingga pada akhirnya muslimah kehingan jati dirinya dan sulit menerapkan nilai-nilai keislaman secara komprehensif. Ini tentu cukup berhasil memperlemah umat Islam sendiri. Hal ini tentu berdasar, apabila kita tengok berbagai kasus yang mencuat belakangan ini seperti : kekerasan fisik, Traficking, eksploitasi perempuan sebagai komoditi seks, dan masih banyak lagi.
Untuk itu agar terhindar dari kemerosotan moral tersebut kita (terutama kaum perempuan) dituntut untuk menguasai ilmu agama, ilmu pengetahuan dan teknologi serta keterampilan yang tinggi, selain itu juga perempuan dituntut untuk tampil ”indah” dan elegant sebagi salah satu konstribusi untuk berdakwah ke tengah-tengah masyarakat dengan senantiasa menyadari kodrat kemanusiaannya.
Permasalahan keperempuanan senantiasa berkembang seiring perubahan masyarakat yang membutuhkan respon bersifat kondusif dan progresif. Maka diharapkan KOHATI sebagai pembawa misi HMI, untuk sadar dan kembali termotivasi melakukan perubahan menuju masyarakat cita yaitu masyarakat sejahtera dan diridhoi oleh Allah SWT. Selain itu diharapkan pula KOHATI tidak terjebak pada persoalan-persoalan internal. Karena sudah selayaknyalah KOHATI harus pro aktif menjalankan peran dan fungsinya selaku wadah yang bergerak di bidang keperempuanan dan lebih mengaktualisasikan ide dan potensi yang dimilikinya dalam bentuk konkrit, bukan sekedar partisipatif saja. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut maka kemampuan untuk melakukan analisa kritis dan konseptual profesional dengan pemecahan yang konstruktif perlu ditingkatkan. Sehingga terciptalah perhiasan terindah yaitu sosok perempuan yang menjaga kemuliaannya dan sangat layak untuk melakukan perubahan masyarakt cita, yaitu masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.
Berangkat dari kondisi diatas maka KOHATI HMI Cabang Pohuwato akan Musyawarah Kohati Cabang (MUSKOCAB)    dengan tema  Kohati Bergerak Nyata Untuk Umat dan Bangsa sebagai salah satu ikhtiar membangun gerakan komprehensif oleh KOHATI menuju terciptanya muslimah sejati yang bermartabat baik secara lembaga maupun personil. Kedepannya diharapkan mampu melakoni perannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
B.     Nama Kegiatan
                  Musyawarah Kohati Cabang (MUSKOCAB) yang diselenggarakan oleh Korp HMI-Wati (KOHATI) Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Pohuwato.
C.     Tema Kegiatan

                          Tema kegiatan Muskocab Ke-II   Kohati Bergerak Nyata Untuk Umat dan Bangsa

D.    Tujuan Kegiatan
1)      Membahas laporan kerja Pengurus KOHATI HMI Cabang Pohuwato Periode 2016-2017;
2)      Menyatakan Demisoner Pengurus KOHATI HMI Cabang Pohuwato Periode 2016-2017 serta memilih dan menetapkan Formateur dan Mide Formateur KOHATI HMI Cabang Pohuwato Periode 2016-2017;
3)      Membahas dan menetapkan program kerja internal dan eksternal serta rekomendasi





E.     Waktu Pelaksanaan

                       Musyawarah Kohati Cabang (MUSKOCAB) Ke-II ini Insya Allah akan dilaksanakan pada    tanggal 20 Oktober 2016 Di Sekretariat HMI Cabang Pohuwato.
F.     Susunan Kepanitiaan
         (terlampir)

G.    Agenda Acara
(terlampir)

H.    Sumber Dana
§ Kontribusi peserta
§ Alumni dan Simpatisan
§ Kas KOHATI
§ Sumber lain yang halal dan tidak mengikat
I.        Anggaran Biaya
                 (terlampir)











J.      Penutup

Demikianlah proposal Musyawarah Kohati Cabang (MUSKOCAB) Ke II Korps HMI-Wati HMI Cabang Pohuwato ini dibuat, untuk dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.
Dengan sepenuh hati kami mengucapakn terimakasih atas segala bentuk partisipasi dari semua pihak demi terselenggaranya acara ini. Semoga kegiatan ini  berjalan baik dan sukses serta diridhoi Allah SWT. Amiin.
Billahittaufiq Walhidayah
Pohuwato, 16 Muharram         1438 H
                                                                                                      18   Oktober             2016 M
                                                                                    ORGANIZING COMMITTEE
                                                                                    MUSKOCAB KE-III
Text Box:                                                                         


PUTRI NUR ROLLAH                                           FATMA AKASE
KETUA                                                                     SEKRETARIS
Mengetahui,
PENGURUS HMI CABANG POHUWATO
PERIODE 2015-2016



WAWIN WARTABONE
KETUA UMUM
PENGURUS KOHATI
HMI CABANG POHUWATO



SUUD ABDULLAH
KETUA UMUM

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Ketua  Umum








Lampiran 1 :
SUSUNAN KEPANITIAAN
MUSYAWARAH KOHATI CABANG (MUSKOCAB)
KORP HMI-WATI (KOHATI) HMI CABANG POHUWATO
Penanggung Jawab             :  Ketua Umum HMI Cabang Pohuwato (Wawin Wartabone)
                                                      Ketua Umum KOHATI HMI Cabang Pohuwato (Suud Abdullah)                                                                                                                                                                                                                                                                                 
Stering Comitte                                                  :
-          Jein Ahmad
-          Sri Anggriani Dunda
-          Rusni Ani
-          Liana
                                       
Organzing Committee                                                                                                                                                                                                                                                       :
Ketua                             : Putri Nur Rollah
Sekretaris                     : Fatma Akase
Bendahara                   : Lutfiyawati Dehi
Divisi Kesekretariatan
-          Nurhan P. Kambungu
-          Nurlena Abdul Azis
Divisi Perlengkapan
-          Satmawati
-          Cici R. Tane

Divisi Acara :                                                                              
-          Lingka Lakadjo
-          Rika Rana Pangalila
Divisi Pubdekdok:
-          Zahrani
-          Sri Septiana Almanti Musa
Divisi Konsumsi
                                   
-          Ratna Sari Yusuf
-          Nurhan P. Kambugu
Divisi Dana          
-          Lestin Adam
-          Fitriyanti Langke






Lampiran 2 :                           
AGENDA ACARA
MUSYAWARAH KOHATI CABANG (MUSKOCAB) KE II
KORP HMI-WATI (KOHATI) HMI CABANG POHUWATO
PERIODE 2016-2017
HARI/TANGGAL
WAKTU
AGENDA ACARA
Kamis, 20 Oktober 2016
10.30 – 11.30
Opening Ceremony

11.30 – 12.50
Stadium General

12.50 – 13.20
Sidang Pleno I


;  Pembahasan tata tertib dan



Agenda acara


;  Pembahasan tata tertib pemilihan



presidium siding

13.20 – 14.00
Ishoma

14.00 – 16.30
Sidang Pleno II


Pembacaan Laporan Kerja Pengurus


KOHATI Cabang Pohuwato

16.30 – 18.00
Ishoma

18.00 – 21.00
Lanjutan Sidang Pleno II
Kamis, 20 Oktober 2016
18.30 – 22.00
Pandangan Umum Ketua Umum


KOHATI Cabang Pohuwato dan


Pernyataan Demisioner Pengurus


KOHATI Cabang Pohuwato Periode


2009–2010


Sidang Komisi


1
Pembagian Komisi


2
Pemilihan pimpinan sidang komisi


Pembahasan sidang komisi


Sidang Pleno III


1
Pembahasan Hasil Sidang Komisi;


2
Pengesahan Hasil Sidang Komisi


Sidang Pleno IV


1
Pembahasan tatib pemilihan



Formateur dan Mide Formateur



KOHATI Cabang Pohuwato;


2
Pencalonan Formateur/Ketua



Umum KOHATI Cabang Pohuwato;


3
Uji kriteri Calon Formateur/Ketua



Umum KOHATI Cabang Pohuwato;


4
Pemilihan Formateur/Ketua Umum



KOHATI Cabang Pohuwato;


5
Pencalonan Mide Formateur



KOHATI Cabang Pohuwato;


6
Pemilihan Mide Formateur KOHATI



Cabang Pohuwato


7
Penyerahan Hasil-hasil Ketetapan



MUSKOCAB ke-II kepada Ketua



Umum/Formateur terpilih

22.00 – 22.30
Closing Ceremony



Lampiran 3 :
ESTIMASI BIAYA
MUSYAWARAH KOHATI (MUSKOCAB) KE -II
KORP HMI-WATI (KOHATI) HMI CABANG POHUWATO
No
URAIAN
JUMLAH
(Rp)
A
ADM DAN KESEKRETARIATAN
@150.000

C

KONSUMSI

@250.000
D
PUBDEKDOK DAN PERLENGKAPAN
@100.000

JUMLAH TOTAL
 Rp. 500.000,00
Terbilang  : Lima Ratus Ribu Rupiah (Rp. 500.000,00)
Pohuwato, 16 Muharram         1438 H
                                                                                                      18   Oktober             2016 M
                                                                                    ORGANIZING COMMITTEE
                                                                                    MUSKOCAB KE-III
Text Box:                                                                         


                                                                                    LUTFIYAWATI DEHI
                                                                                    BENDAHARA PANITIA














DAFTAR DONATUR
MUSKOCAB KE-II KOHATI HMI CABANG POHUWATO 2016
NO
NAMA
NO.HP
NOMINAL
TTD
1.       




2.       




3.       




4.       




5.       




6.       




7.       




8.       




9.       




10.   




11.   




12.   




13.   




14.   




15.   




16.